#Jalan-jalan Kuningan : Museum Linggarjati

Oktober 12, 2018


Berawal dari keinginan suami ngajakin kami jalan-jalan. Akhirnya kami memilih untuk pergi ke Kuningan saja yang deket. Lumayan sih, perjalanan hanya sekitar 4 jam dari Bekasi. Walaupun agak macet waktu itu, tapi macetnya hanya di jalan tolnya saja. Jalan menuju Museumnya terbilang cukup lengang alias sepi.

Kenapa kami memilih ke Kuningan? Jawabannya, karena kami memang suka iseng aja ke tempat-tempat yang pengunjungnya agak sepi. seperti di Museum Linggarjati ini. Museum Linggarjati terletak di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Sebelum kami ke sana, kami sudah memprediksi bahwa keadaan bakalan lengang, sepi tak berpenghuni. Biasalah ya, museum biasanya selalu begitu. Bisa selonjoran sekaligus foto-foto tanpa ada gangguan lalu lalang pengunjung. Tapiii... kami salah besar. Secara, di Museum ini ternyata pas lagi ramai pengunjung. Selain beberapa rombongan keluarga yang yang datang, ada beberapa gerombolan anak sekolah yang lagi belajar juga di sana. Foto-foto, nyatet-nyatet, trus sibuk pindah-pindah tempat bebarengan. Suasana jadi begitu ramai.




Biaya masuk ke Museum ini begitu sangat murah. Aduh, sampai bingung mau nyebutnya gimana. Soalnya, bayarnya cuma Rp. 2.500.00. Dua ribu lima ratus ya, maaaak...Murmer banget kan? Kalau dibeliin gorengan cuma dapet empat biji saja. Ini, masuk museum udah bisa buat update blog sama foto-foto bayarnya segitu doang*Eh

Di museum ini, ternyata kita nggak jalan sendiri. Ada guide yang siap menemani langkah kita menyusuri sudut-sudut ruangan. Guide nya banyak. Nggak seperti museum-museum lain yang pengunjungnya diumbar begitu saja, ini bener-bener dikasih tau infonya secara detail. Diceritain gimana terbentuknya gedung itu sampai menjadi sebuah Museum. Kisah selengkapnya bisa baca di sini ya...

Bangunan gedung ini, kalau saya bilang sebenernya nggak luas banget. Tergolong sempit gitu lah. Hanya terdapat beberapa kamar dan ruangan yang dipakai untuk perundingan. Di bagian belakang ada dapur yang sangat kecil.

Saat muter-muter di dalam area gedung, kami menemukan ini


Tempat tidur para peserta perundingan



Ibu Maria Ulfah Santoso


Ibu Maria Ulfah ini adalah Menteri Sosial RI yang pertama. Beliaulah yang mengusulkan kepada Sutan Syahrir, agar Peundingan di laksanakan di Linggarjati. 



Ruang Perundingan

Ruang santai para peserta perundingan
Ruangan ini terdapat di bagian belakang gedung. Ada Foto Presiden pertama Ir. Soekarno di ruangan ini.


Foto Ir. Soekarno
Nah, yang luas justru di bagian luarnya. Bagian belakang gedung ini, ternyata luas banget.




                                                                                                                                                                  Hamparan rumput menghijau terlihat begitu terawat. Ada juga kolam ikan untuk terapi. Tapi saya sama sekali tidak menyarankan kamu semua untuk nyemplungin kaki ke kolamnya ya...kasihan ikan-ikannya nanti pada mabok bau kaki pengunjung :D

Bapak-bapak ngeyel :D
Udah, Gitu aja.

Nah, buat kamu yang sudah menggunakan jasa guide sebaiknya berikan sedikit imbalan untuk mereka. Agar mereka tidak mutung nyari pekerjaan lain yang nggak halal. Lumayan kan, kalau ada guide di Museum ini, bisa sangat membantu banget buat para pengunjung yang pengen tau secara detail sejarahnya. Ada beberapa diantara mereka yang mahir bahasa inggris juga lho. Karena saya lihat, ada beberapa turis asing yang menyewa guide itu, lalu menjelaskannya dengan bahasa Inggris fasih. 

Saran saya kalau ke gedung ini, buanglah sampah pada tempatnya. Karena gedung ini ternyata bersih banget. Sudah bersih, tertata rapi, pula. Nggak nyangka, dikelola cukup bagus. Sayang kan kan ya, kalau para pengunjung dengan tidak bertanggung jawab mengotori museum ini.



You Might Also Like

0 komentar

terima kasih sudah komentar di blog ini. komentar insya Allah akan saya balas. Atau kunjungan balik ke blognya masing masing :)

Popular Posts

I'm Member Of

I'm Member Of

I'm Member Of

I'm Member Of