Langsung ke konten utama

SHASHA

hari 1

14 oktober 2007

Hari ini, bertepatan dengan hari lebaran, seorang bayi mungil berkulit putih, berhidung mancung, dan berambut tebal lahir ke dunia ini. Dengan penuh perjuangan ibunya. Selama hampir 14 jam berkutat dengan rasa sakit dan nyeri, akhirnya bocah mungil itu keluar juga dari rahim ibunya.

Alhamdulillah....tak henti hentinya mengucap syukur. Anak pertama dari hasil hubungan pernikahan kedua orang tuanya itu akhirnya di beri nama "Shavitri Herli Styowati. Biasa di panggil shasha. lho kok bisa ? bisa dong.....nama resminya, bapaknya yang ngasih, sedangkan nama panggilannya, entah dari siapa tiba tiba akarab di panggil shasha....hehe....

Awalnya, emaknya nggak setuju bocah ini di kasih nama Vitri. kenapa? karena pas waktu itu kan, lagi tenar tenarnya sinetron cinta fitri tuh....bapaknya kalau udah nonton tuh sinetron nggak kedip sama sekali. mlongo aja sampe ngeces ngeces. 

" Aku suka banget sama Vitri ini....eh, Shiren sungkar...dia itu top banget aktingnya. Lugu...banget " kata bapaknya sambil di cium cium tuh kaca tv. Kontan aja emaknya memanas. Baru setahun nikah, kenapa dia ganjen banget kaya gitu???

Pas emaknya mau mengubah nama anaknya, bapaknya bilang,

" Tidak bisa!!! kan udah perjanjian, kalao anak pertama itu aku yang kasih nama...." Bapaknya tetep nggak mau ngalah meskipun emaknya pengen banget menghilangkan nama fitri itu.

" Lagi pula, fitri itu kan suci, apa salahnya coba???" Bapaknya ngotot.

Akhirnya, setelah perdebatan panjang yang tak berujung sampai ngabisin snack sepuluh toples, emaknya pun ngalah. Jadilah nama anaknya itu shavitri. Tapi emaknya tetep manggil anaknya shasha....agak maksa, bodo amat. Yang penting nama anaknya ini nggak akan mengingatkan bapaknya pada shiren sungkar. hehe.....

begitulah ceritanya.......

Shasha, waktu umur 0 bulan mukanya tuh udah kelihatan cantiknya. Kulitnya putih bersih, rambutnya hitam, tebal, lurus lagi. orang orang yang jenguk emaknya di rumah sakit pada gemes pengen gendong. Sayangnya, waktu itu emaknya masih punya rasa egois tingkat samudra. Jadi, kalau anaknya di gendong sama orang lain, bibirnya bisa manyun sampai 10 centi. hahaha......

Waktu umur 1 bulan, Shasha mukanya udah nggak oval lagi, tapi bulat tembem. Masih cantik. Hidungnya nggak jadi mancung, agak pesek sedikit hehe....Waktu itu, bapaknya terpaksa harus meninggalkan Shasha dan emaknya di kampung. Biasalah, nunggu kondusif dulu. Bayi umur sebulan gitu biasanya masih suka begadang sampai pagi. Nggak tau aturan bener......Bapaknya mau enak aja.

Dan....setelah umur 3 bulan baru deh Shasha dijemput sama bapaknya. yeeee........berkumpul lagi.
Hebatnya, pas naik bus dari Wonogiri sampai Bekasi, Shasha ini anteng banget. Tidur terus nggak rewel sedikitpun. Baguslah, nggak nyusahin.

Sampai di tempat kontrakan, emaknya bahagia bisa deket deket sama bapaknya terus. Tapi, Shasha malah rewel nggak karuan. Nangis terus tiap kali terdengar adzan. Konon katanya, ada makhluk lain yang jail ngintipin dia kalo lagi nenen...haiya....

Setelah seminggu rewel nggak bisa diatur, Mbahnya akhirnya nyusul bawain kemenyan sama kembang tujuh rupa. hadewh.....ckckckck........pas dateng, mbahnya langsung bilang permisi sama " makhluk lain itu" Trus katanya ngenalin sebentar sama cucunya. Akhirnya.....ya udah, Shasha nggak nangis lagi. Padahal sih, bapak sama emaknya mana percaya ama begituan???? haha........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan-Jalan Nikmat di Kampung Turis

Waktu pertama kali dengar nama kampung turis, bayangan yang terlintas di benak adalah sebuah kampung yang banyak turisnya. Atau...sebuah tempat yang isinya menjual aneka jajanan berbau asing. Kayak di kampung cina, yang isinya macam-macam barang yang berbau kecinaan. Tapi ternyata saya salah. Kampung turis ternyata sebuah resto(tempat makan), tempat ngumpul bareng, tempat renang, tempat main anak, sekaligus tempat nginep. Bahasa gaulnya, Resort and Waterpark. Kampung Turis berlokasi di Kp. Parakan, desa Mekar Buana, kecamatan Tegal Waru-Loji, kab Karawang, Jawa barat. Jadi ceritanya, minggu pagi itu rencananya kami sekeluarga mau ke curug Cigentis. Di daerah Loji juga. Tapi berhubung pagi itu, saat mau berangkat mobil ngambek jadilah kami nunggu mobil pulang dari bengkel. Pulang dari bengkel sudah jam 11 siang. Kalau nggak jadi berangkat rasanya galau banget, kalau berangkat sepertinya tidak memungkinkan karena perjalanan dari rumah ke Loji saja sudah 2 jam. Kalau mau nekat ke curu

Tips Agar Kursus Online Bisa Efektif Ala Bunda Sha

Foto: www.pexel.com Akhir-akhirini, di media sosial banyak sekali kursus online. Kursus memasak, kursus menulis, kursus buat ini itu. Banyak sekali. Kursus-kursus itu juga dibanderol dengan harga yang cukup menggiurkan. Terjangkau banget untuk emak-emak seperti saya yang males keluar ikut kursus di luaran sana. Salah satu hal yang paling saya sukai ikut kursus online itu, nggak harus pergi-pergi, nggak harus macet-macetan, nggak harus ngatur gimana waktunya antara anak dan keluarga. Cukup duduk di rumah saja dapet ilmunya. Meskipun begitu, saya tetep harus memperhitungkan banyak hal dong ya, biar kursusnya tetep jadi ilmu yang bermanfaat nggak asal nyomot kursus. Dua bulanan ini, saya lagi ngebut ikut kursus. Selain karena butuh, juga karena harganya yang lagi murah meriah. Nah, sebelum memutuskan ikut kursus, biasanya saya mempertimbangkan dulu hal-hal di bawah ini: Kursus online yang sesuai passion Namanya juga emak-emak haus ilmu, kadang denger ada obralan kursus ya

Apa Itu Blogwalking?

Foto: www.Auliatravelmedan.com Bagi blogger yang sudah lama terjun di dunia blog, blogwalking tentu bukanlah hal yang asing lagi. Tapi bagi para blogger pemula, blogwalking adalah sesuatu hal yang baru. Sampai-sampai, kadang pada bingung. Bogwalking itu ngapain aja sih? Blogwalking bagi sebagian para blogging sering disebut dengan istilah BW. Adalah salah satu aktivitas seorang blogger berkunjung ke blog lain dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus sebagai ajang perkenalan untuk blognya. Jadi blogwalking itu baca postingan di blog orang lain trus komentar gitulah, intinya. Kenapa harus komentar? Ya biar pemilik blog yang kita kunjungi tau, siapa saja para pengunjung blognya. Blog siapa saja yang sudah beerduyun-duyun datang ke "rumah"nya. Emang kalau nggak komentar kenapa? Kalau kita nggak komentar, tentu pemilik blog nggak akan tau kalau kita sudah berkunjung ke blognya. Karena biasanya, kalau kita komentar, link URL blog atau google p