Langsung ke konten utama

Save Your ATM

Pagi pagi.....
Dia    :  "Bun, bunda ngambil uang tabungan qurban ya ?"
Saya  : "Nggak"
Dia     : "kok, kalengnya terbuka?"
Saya   : "Kemarin tutupnya buat alas lilin"
Dia      : "oh......"

Ngapain ngambil uang tabungan qurban ? Mending ngambil duitnya di atm, bisa ambil sepuasnya. #mbatin

Hehehe.....

Eh, ngomongin soal atm, akhir akhir ini di tetangga sekitar ada yang kena hipnotis. Uang nya ludes dikeruk orang. Dan ada juga yang sampai motornyapun melayang. Ada ibu-ibu yang lagi naik motor sambil gendong anaknya juga dijambret. Sadis pokoknya.

Itulah sebabnya, sekarang ini saya males banget pergi ke atm sendiri di siang bolong. Apa lagi harus bawa anak anak pula. Cuma masalahnya, kadang kepepet harus ke atm. Entah buat bayar bayar atau karena memang uang udah habis dan terpaksa ngambil.

Nah, kalau udah kepepet biasanya saya melakukan cara ini :

1.  Jangan bawa hp ke atm
     Kalau mau transfer, saya lebih milih nulis no rek tujuan di kertas daripada buka hp. Selain ribet, juga was was di incar orang jahat. Meski di kata hp jelek, tapi ini hp satu satunya. Hp yang mengantarkan saya ke dunia lain#  halah

2.  Pisahkan atm untuk tabungan dan atm untuk transaksi lain lain.
     Sebisa mungkin, saya memiliki minimal 2 atm. Satu untuk tabungan dan satu untuk transaksi lain lain. Misal; buat bayar listrik, buat bayar sekolah, buat bayar asuransi, dan terima gaji di atm A. Sedangkan tabungan, kumpulkan di atm B. Dan jangan sekali sekali bawa atm tabungan ke luar rumah kalau nggak kepepet buanget.
      
        "Tapi tabungan saya kan, cuma sedikit?"
      
       "Ah, gak papa.....yang penting uang tabungn aman!"

3.  Segera transfer uang tabungan dari atm gaji, selain biar aman dari para pencuri atm juga aman dari tangan jail diri sendiri. Jadi biasanya, atm saya yang untuk transaksi saldonya cuma ratusan ribu. Kalau dicuri orang, atau atm ketelen langsung bisa move on.

4.  Jangan cari lokasi atm yang sepi.
     Lokasi atm yang sepi rawan kejahatan.carilah tempat tempat yang ramai. Sekarang saya lebih tenang ke atm mini market. Antri gak apalah, dari pada di hipnotis.

5.  Jangan memakai barang yang menyolok mata dan mengundang perhatian.
       Misalnya, kalung rantai emas 45 gram, jam tangan mewah dll.

6.  Jangan ke atm larut malam, atau siang bolong, atau pas orang lagi pada sholat jum'at. Saya biasanya pergi ke atm kalau pas rame. Pagi jam 8 atau sore orang orang pada pulang kerja.

7.  Berdoa semoga Allah melindungi kita dari segala marabahaya. Termasuk kekejaman para pencuri, penjambret, dan tukang begal yang akhir akhir ini marak di negeri tercinta.

Semoga cara saya ini bermanfaat ya....selamat pergi ke atm....
Tapi jangan lupa, Save Your ATM ya....,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan-Jalan Nikmat di Kampung Turis

Waktu pertama kali dengar nama kampung turis, bayangan yang terlintas di benak adalah sebuah kampung yang banyak turisnya. Atau...sebuah tempat yang isinya menjual aneka jajanan berbau asing. Kayak di kampung cina, yang isinya macam-macam barang yang berbau kecinaan. Tapi ternyata saya salah. Kampung turis ternyata sebuah resto(tempat makan), tempat ngumpul bareng, tempat renang, tempat main anak, sekaligus tempat nginep. Bahasa gaulnya, Resort and Waterpark. Kampung Turis berlokasi di Kp. Parakan, desa Mekar Buana, kecamatan Tegal Waru-Loji, kab Karawang, Jawa barat. Jadi ceritanya, minggu pagi itu rencananya kami sekeluarga mau ke curug Cigentis. Di daerah Loji juga. Tapi berhubung pagi itu, saat mau berangkat mobil ngambek jadilah kami nunggu mobil pulang dari bengkel. Pulang dari bengkel sudah jam 11 siang. Kalau nggak jadi berangkat rasanya galau banget, kalau berangkat sepertinya tidak memungkinkan karena perjalanan dari rumah ke Loji saja sudah 2 jam. Kalau mau nekat ke curu

Tips Agar Kursus Online Bisa Efektif Ala Bunda Sha

Foto: www.pexel.com Akhir-akhirini, di media sosial banyak sekali kursus online. Kursus memasak, kursus menulis, kursus buat ini itu. Banyak sekali. Kursus-kursus itu juga dibanderol dengan harga yang cukup menggiurkan. Terjangkau banget untuk emak-emak seperti saya yang males keluar ikut kursus di luaran sana. Salah satu hal yang paling saya sukai ikut kursus online itu, nggak harus pergi-pergi, nggak harus macet-macetan, nggak harus ngatur gimana waktunya antara anak dan keluarga. Cukup duduk di rumah saja dapet ilmunya. Meskipun begitu, saya tetep harus memperhitungkan banyak hal dong ya, biar kursusnya tetep jadi ilmu yang bermanfaat nggak asal nyomot kursus. Dua bulanan ini, saya lagi ngebut ikut kursus. Selain karena butuh, juga karena harganya yang lagi murah meriah. Nah, sebelum memutuskan ikut kursus, biasanya saya mempertimbangkan dulu hal-hal di bawah ini: Kursus online yang sesuai passion Namanya juga emak-emak haus ilmu, kadang denger ada obralan kursus ya

Apa Itu Blogwalking?

Foto: www.Auliatravelmedan.com Bagi blogger yang sudah lama terjun di dunia blog, blogwalking tentu bukanlah hal yang asing lagi. Tapi bagi para blogger pemula, blogwalking adalah sesuatu hal yang baru. Sampai-sampai, kadang pada bingung. Bogwalking itu ngapain aja sih? Blogwalking bagi sebagian para blogging sering disebut dengan istilah BW. Adalah salah satu aktivitas seorang blogger berkunjung ke blog lain dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus sebagai ajang perkenalan untuk blognya. Jadi blogwalking itu baca postingan di blog orang lain trus komentar gitulah, intinya. Kenapa harus komentar? Ya biar pemilik blog yang kita kunjungi tau, siapa saja para pengunjung blognya. Blog siapa saja yang sudah beerduyun-duyun datang ke "rumah"nya. Emang kalau nggak komentar kenapa? Kalau kita nggak komentar, tentu pemilik blog nggak akan tau kalau kita sudah berkunjung ke blognya. Karena biasanya, kalau kita komentar, link URL blog atau google p