Langsung ke konten utama

Trip Sukabumi# Pemandian Cipanas



Senja menjelang tapi tidak menyurutkan kaki kami untuk terus melangkah. 
Tulisan ini lanjutan dari cerita yang di sini ya...

Tepat pukul 04.00 kami beranjak dari Cibangban menuju ke pemandian air Cipanas yang hanya berjarak sekitar 8 km. Ini hitungan saya ngasal lho ya…kira-kira sejauh itu. 

Dari Cibangban, kami jalan ke arah Pelabuhan Ratu. Sekitar 5 km atau sebelum pantai karang hawu belok kiri. Hati-hati, kalau ke sini harus teliti lihat papan petunjuk. Papan petunjuknya kurang jelas soalnya.

Setelah belok kiri itu, jalannya banyak sekali tanjakan. Kanan kiri hutan, sepi. Dari jalan raya masih 3 km lagi menurut tulisan di papan penunjuk arahnya. Pemandian air cipanas  yang berada di Cisolok ini memiliki tempat parkir yang lumayan luas. Saat kami sampai di sana pun masih banyak mobil yang parkir. Padahal, udah hampir jam 05.00.  

Sebelum masuk, kami  dipalakin  dimintai uang masuk 15rb per orang.
Dari tempat parkir, kami harus berjalan kaki lagi menapaki jalan sempit menuju pemandiannnya. Lumayan capek.


difoto dari tempat parkir
Tips:  karena jarak dari tempat parkir ke pemandian agak jauh dengan jalan yang curam dan sempit, tidak disarankan untuk para pengunjung lansia yang pakai kursi roda. Susah masuknya!

Saat sampai di pemandiannya, suasana masih ramai sekali. Ada lansia, remaja, balita, sampai bayi-bayi juga ada. Yang jadi pikiran saya adalah, ngapain bayi-bayi pada diajak ke sini? Atau anak anak remaja yang lagi pacaran jalan-jalan ke sini? Jawabannya cukup sederhana; ikut emaknya mandi :p

Ketika saya melongok melihat lihat orang yang lagi mandi di sungainya, ada emak emak asik mandi trus anaknya yang masih bayi kecebur ke dalam air sungainya#prihatin.

Tips: Jika kamu mandi di sungainya, sebaiknya kamu ikutin papan peringatannya ya...ada tulisan dilarang dekat dekat dengan sumber air panasnya. Bayi juga dilarang mandi di sungainya lho...Ingat!


Tips: Jika kamu mau dapetin foto-foto yang bagus, kamu harus rela nyebur ke aliran sungainya. Karena kalau liatnya cuma dari atas, bakalan susah dapet gambar oke. Atau karena memang saya nya aja yang nggak pinter motret? Anggap aja begitu ya, daripada nggak ada tips :D


Kebetulan kami berencana sholat asar terlebih dahulu. Di pemandian ini, ada sebuah mushola kecil di dekat sungai. Musholanya kecil banget dan kayaknya jarang disapu. Tapi mungkin emang sengaja dibikin kecil biar nggak pada tiduran di situ :p. Pas wudhu ada kejadian yang bikin saya sebel banget. Kran buat wudhunya jebol trus airnya mengguyur seluruh badan - seluruh baju - dan semua muanya yang ada di badan - semua basah deh…

Abis sholat, malah semua kebelet pipis. Saat mau pipis, eh liat tarifnya udah langsung pingsan. Masak buang air kecil 3000. Kalau berempat pipis semua kaliin aja berapa. Hadewh…akhirnya, sayapun memutuskan untuk tidak usah pipis dulu. Pipisya di villa aja yang gratis hehe…

Di pemandian cipanas ini, udaranya dingin banget. Bukan lagi sejuk tapi emang beneran dingin. Anginnya juga kenceng. Cuacanya juga mendung-mendung gimana gitu. Apa karena saya datengnya kesorean atau emang cuaca di sana begitu karena deket sama hutan. Kalau siang siang berada di sini pasti udah pada liyer liyer pengen merem. 

Kebetulan, pas kami jalan ada tukang bakso ngider bawa gerobaknya. Dan sayapun langsung pengen beli, karena udara dingin trus perut minta diisi. Kami akhirnya membeli bakso tanpa kuah. Emang abang baksonya males bawa kuah. Pas dicoba teryata itu baksonya dari ikan. Enaaaak banget….Selain baksonya gede, juga nggak berasa amis kayak bakso ikan yang sering saya beli di rumah. Walaupun Cuma pedagang kaki lima, tapi makanannya enak. Saosnya juga saos botolan yang sering saya pakai bukan saos curah. Pengen beli yang banyak buat dimakan di villa, tapi perut udah kenyang banget.

Setelah kenyang kamipun langsung cabut. Tak lupa membeli baju buat kenang kenangan. Di pemandian cipanas ini pedagang baju sama makanan rame. Jadi kalau nggak punya baju ganti, bisa langsung saja beli di kios-kios sepanjang jalan menuju pemandiannya.

Menurut info dari salah satu penduduk di situ, katanya ada tempat khusus untuk berendam air panas (atau hangat?). Tempatnya tertutup jadi bisa leluasa nggak takut diintip orang. Hanya bayar 30 ribu selama sejam. Tutupnya hanya sampai jam 6 sore. Kalau mau sampai malam mandinya ya di sungai nya aja yang free. Alias bebas biaya. Tapi diliatin banyak orang yang lagi nongkrong di situ. Sungainya dijaga sampai jam 7 malam. 

Berendam di pemandian cipanas ini katanya bisa juga sebagai terapi macam-macam penyakit. Kayak penyakit gatal, asam urat, rheumatik. Pantesan aja kebanyakan yang hadir di situ para lansia yang emang sengaja mau berendam buat terapi penyakitnya.

Berhubung saya malas mandi karena badan udah berasa dingin dan hari mulai gelap, kamipun rencana balik ke villa aja. Sambil jalan pulang beli baju dengan harga yang masih standar. Baju setelan anak masih harga 20-30rb yang ukuran kecil. Masih samalah kayak di tempat tempat wisata lainnya.

Pukul setengah enam kami resmi meninggalkan pemandian air cipanas dengan badan dingin dan mata mulai mengantuk. Semoga sampai villa bisa istirahat sebentar trus bisa jalan jalan lagi.
Kamu nggak puas dengan cerita saya? Ya udah ke sana aja sendiri. Tapi tungguin saya selesein tulisan Trip Sukabumi dulu ya…:)

ada spot untuk foto di atas sungai






Info : Pemandian Cipanas ini berada di 20 km sebelah barat pelabuhan ratu. Tepatnya di kecamatan Cisolok Sukabumi.


Komentar

  1. Udah pernah sih ke cipanas tp yg pemandian umumnya, jd cuma nyelupin kaki, nggak berendem krn terlalu rame.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya mak...rame banget. trus deket banget sama sumber air panasnya:)

      Hapus

Posting Komentar

terima kasih sudah komentar di blog ini. komentar insya Allah akan saya balas. Atau kunjungan balik ke blognya masing masing :)

Postingan populer dari blog ini

Jalan-Jalan Nikmat di Kampung Turis

Waktu pertama kali dengar nama kampung turis, bayangan yang terlintas di benak adalah sebuah kampung yang banyak turisnya. Atau...sebuah tempat yang isinya menjual aneka jajanan berbau asing. Kayak di kampung cina, yang isinya macam-macam barang yang berbau kecinaan. Tapi ternyata saya salah. Kampung turis ternyata sebuah resto(tempat makan), tempat ngumpul bareng, tempat renang, tempat main anak, sekaligus tempat nginep. Bahasa gaulnya, Resort and Waterpark. Kampung Turis berlokasi di Kp. Parakan, desa Mekar Buana, kecamatan Tegal Waru-Loji, kab Karawang, Jawa barat. Jadi ceritanya, minggu pagi itu rencananya kami sekeluarga mau ke curug Cigentis. Di daerah Loji juga. Tapi berhubung pagi itu, saat mau berangkat mobil ngambek jadilah kami nunggu mobil pulang dari bengkel. Pulang dari bengkel sudah jam 11 siang. Kalau nggak jadi berangkat rasanya galau banget, kalau berangkat sepertinya tidak memungkinkan karena perjalanan dari rumah ke Loji saja sudah 2 jam. Kalau mau nekat ke curu

Tips Agar Kursus Online Bisa Efektif Ala Bunda Sha

Foto: www.pexel.com Akhir-akhirini, di media sosial banyak sekali kursus online. Kursus memasak, kursus menulis, kursus buat ini itu. Banyak sekali. Kursus-kursus itu juga dibanderol dengan harga yang cukup menggiurkan. Terjangkau banget untuk emak-emak seperti saya yang males keluar ikut kursus di luaran sana. Salah satu hal yang paling saya sukai ikut kursus online itu, nggak harus pergi-pergi, nggak harus macet-macetan, nggak harus ngatur gimana waktunya antara anak dan keluarga. Cukup duduk di rumah saja dapet ilmunya. Meskipun begitu, saya tetep harus memperhitungkan banyak hal dong ya, biar kursusnya tetep jadi ilmu yang bermanfaat nggak asal nyomot kursus. Dua bulanan ini, saya lagi ngebut ikut kursus. Selain karena butuh, juga karena harganya yang lagi murah meriah. Nah, sebelum memutuskan ikut kursus, biasanya saya mempertimbangkan dulu hal-hal di bawah ini: Kursus online yang sesuai passion Namanya juga emak-emak haus ilmu, kadang denger ada obralan kursus ya

Apa Itu Blogwalking?

Foto: www.Auliatravelmedan.com Bagi blogger yang sudah lama terjun di dunia blog, blogwalking tentu bukanlah hal yang asing lagi. Tapi bagi para blogger pemula, blogwalking adalah sesuatu hal yang baru. Sampai-sampai, kadang pada bingung. Bogwalking itu ngapain aja sih? Blogwalking bagi sebagian para blogging sering disebut dengan istilah BW. Adalah salah satu aktivitas seorang blogger berkunjung ke blog lain dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus sebagai ajang perkenalan untuk blognya. Jadi blogwalking itu baca postingan di blog orang lain trus komentar gitulah, intinya. Kenapa harus komentar? Ya biar pemilik blog yang kita kunjungi tau, siapa saja para pengunjung blognya. Blog siapa saja yang sudah beerduyun-duyun datang ke "rumah"nya. Emang kalau nggak komentar kenapa? Kalau kita nggak komentar, tentu pemilik blog nggak akan tau kalau kita sudah berkunjung ke blognya. Karena biasanya, kalau kita komentar, link URL blog atau google p